{jgxtimg src:=[images/stories/entertainment/tuck-everlasting-poster.jpg] width:=[150]}
Tuck Everlasting
”A Short & Simple Love Story that is worth a watch with quite good performances!”
Tuck Everlasting adalah adaptasi kedua dari novel karangan Natalie Babitt. Film pertamanya yang diberi pujian oleh banyak kalangan memiliki judul yang sama. Kini sutradara Jay Russell yang pernah menggarap film anak-anak My Dog Skip kembali menyutradarai adaptasi keduanya dengan pemain yang cukup handal. Kisahnya bergulir dengan keluarga Tucks. Seorang gadis berumur 15 tahun bernama Winnie kabur dari rumahnya untuk melihat dunia luar. Dalam perjalanan di hutan, ia bertemu dengan keluarga Tucks. Ia pun belajar bahwa tradisi keluarga Tucks adalah minum dari mata air yang sangat suci. Mata air yang dapat membuat sang peminum hidup abadi. Keluarga Tucks tidak ingin manusia jahat untuk mengetahui rahasia tersebut maka itu mereka menjaga dan merawat Winnie untuk sementara. Mulai saat itu, Winnie mulai jatuh cinta dengan Jesse dan ia harus memutuskan kehidupan yang abadi atau ia harus mati suatu saat.
Drama berdurasi pendek 88 menit ini memiliki sinematografi yang apik dan permai. Pemandangan hutan di jaman dahulu yang indah pun juga dapat kita lihat. Dongeng keluarga Tucks yang sudah dikenal sejak ratusan tahun lalu memiliki segmen cerita yang cukup menarik. Satu hal yang sangat membantu di film ini adalah performancenya yang lumayan bagus. Yang memerankan Winnie dan Jesse terlihat sangat cocok. Sedangkan aktris Oscar-nominated Sissy Spacek hanyalah aktris pembantu di film ini. Di sini aktingnya dia terkesan kurang begitu kuat namun masih tetap BAGUS.
Memang film yang satu ini terasa sangat cepat, namun kisah film ini digabungkan dengan slow-pace. Slow-pacing di film ini sangat bagus karena penonton dapat mencerna pesan film ini dengan lebih mudah. Konsep love-story dan immortality yang ada di film ini digarap secara bagus dengan adegan-adegan yang indah. 88 menit sepertinya memang timing yang bagus karena jika kelamaan film ini akan terasa membosankan. Anyway, Tuck Everlasting adalah sebuah film drama yang terasa pendek namun memiliki kisah dongeng yang menarik.
Grade: B (Lumayan)
by Kevin Blaze
Set as favorite
Bookmark
Email This
Hits: 1810
Comments (0)

Write comment
| < Prev | Next > |
|---|






