SarapanPagi Portal

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Contents Family & Relationship Sindrom Stockholm

Sindrom Stockholm

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 




Sindrom Stockholm adalah respon psikologi yang terkadang dapat dilihat pada sandera penculikan, di mana sandera memberikan tanda-tanda kesetiaan kepada penyandera, tidak memperdulikan bahaya (atau risiko) yang telah dialami sandera itu.
 
Sindrom ini dinamai berdasarkan kejadian perampokan Kreditbanken di Stockholm, di mana perampok bank menyandera karyawan bank dari 23 Agustus sampai 28 Agustus pada 1973. Dalam kasus ini, korban menjadi secara emosional menyayangi penyandera, bahkan membela mereka. Istilah [b]sindrom Stockholm[/b] pertama kali dicetuskan kriminolog dan psikiater Nils Bejerot, yang membantu polisi saat perampokan.
 
Perampokan ini  menjadi  luar biasa, semata-mata karena membuka pengetahuan baru tentang manusia, tentang kita. Pengetahuan umum kita pasti mengira, para sandera akan dendam dan benci luar biasa terhadap si  perampok yang  telah menenggelamkan mereka dalam ketakutan dan ancaman kematianselama seminggu penuh. Tapi apa yang terjadi, malah sebaliknya, para sandera sangat tergantung pada “kebaikan hati” perampok, bahkan setelah bebas para mantan sandera berterima-kasih, malah menjadi pembela si perampok. Awalnya, kasus “sandera yang malah menyayangi penyandera” inidianggap sebagai kejadian khusus dan luar biasa, sekedar sindrom sesaat.

Tapi study lebih lanjut membuktikan bahwasemua orang, siapapun termasuk kita-kita ternyata pengidap latent sindrom Stockholm. Kalau sekarang kita punya anak, yang sangat penurut,sangat patuh, selalu tergantung pada kita sebagai orang-tua-nya dan selalu bilang…“My Dad and my Mom are the best to obey….. are the best forever !” Lalu, apakah betul kita telah menjadi orang tua yang the best for our kids. Atau karena kita telah menjadi perampok dan penyandera mereka sejak mereka lahir ?.
 


Djaya Wikarta
York Avenue, 20071115
Last Updated on Saturday, 17 November 2007 00:56  

Add comment


Security code
Refresh