SarapanPagi Portal

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Contents Renungan Tuhan Yang Gendong

Tuhan Yang Gendong

E-mail Print PDF
User Rating: / 10
PoorBest 
ImageMbak Surip, dengan lagunya tak gendong menyedot perhatian seluruh tanah air. Betapa tidak mulai dari anak saya yang terkecil yang berusia 2 tahun, para artis hingga pejabat tinggi Negara suka dengan lagu ini. "Tak gendong kemana-mana Tak gendong kemana-mana Enak donk, mantep donk Daripada kamu naik pesawat kedinginan Mendingan tak gendong to Enak to, mantep to Ayo.. Kemana….." Syair lagu yang mengundang senyuman bahkan tertawaan.

Akan tetapi public tanah air segera berduka setelah Mbak Surip meninggal mendadak. Konon akibat kebanyakan show, doyan kopi dan rokok, sang penyanyi gaek itu pun tak bisa lagi menyanyi tak gendong.

Dia tidak bisa lagi menggendong dan menghibur penggemarnya. Lantas kalau Mbak Surip sudah tidak bisa menggendong lagi siapakah yang menggendong anda? Yesaya 46:4 berkata: Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

Yesus telah memikul dosa, pelanggaran, kelemahan, sakit penyakit dan semua penderitaan kita di kayu salib. Dia telah menggendong anda dan saya sejak semula bahkan sampai kita tua nanti. Dia telah melakukannya dan akan terus melakukannya. Karena DIA adalah Allah yang setia yang mau menyelematkan kita.

Mbak Surip terbatas saja bisa menggendong (baca: menghibur) Anda. Tapi Yesus tidak terbatas. Dia selalu ada disamping Anda untuk memberikan penghiburan yang sempurna. Dia bersedia menggendong anda. Meskipun Anda tidak setia kepadaNya. Meskipun Anda menghujat Dia, meskipun Anda membenci Dia, meskipun anda seringkali seperti saya melakukan banyak dosa dan pelanggaran di hadapanNya, namun Dia tetap mau menggendong Anda. 2 Timotius 2:13 berkata: "jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya."

Sebuah ilustrasi tentang Tapak Kaki sangat membekas dalam ingatan kita. Disaat-saat kita merasa sangat kesepian, kekurangan, sakit, kehilangan, kesedihan, tak berdaya, lemah, putus asa, kacau dan tak berpengharapan, kita selalu tergoda untuk bertanya Tuhan mengapa hanya aku sendiri yang berjalan dalam dunia ini. Kemanakah Engkau? Lihatlah di sepanjang jalan hanya ada satu tapak kaki manusia saja. Namun suara yang lembut itu berkata, itu bukan tapak kakimu tapi tapak kakiKu yang menggendong engkau.

Daud menyadari hal ini sehingga dia berkata dalam Mazmur 145:8 "TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya." Puji Tuhan kita memiliki Allah yang seperti Yesus, yang kasihNya tak terbatas. Oleh karena Dia pernah menjadi manusia Dia selalu tahu dan turut merasakan semua penderitaan dan pergumulan anda dan saya.

Mengapa menunda untuk datang kepadaNya dan menerima pertolongan dariNya? Tuhan Yesus setia menggendong anda.

Ditulis oleh : Hendra Kasenda

 

Add comment


Security code
Refresh