SarapanPagi Portal

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Contents Sosial-Politik
Sosial-Politik


Nyanyian Para Mantan Budak di Tibet dan Obor Olimpiade

E-mail Print PDF
User Rating: / 7
PoorBest 

ImageDulu, seorang budak dan keturunannya tak pernah menyanyi, budak tak pernah tersenyum. Sampai pada tahun 1950, ada harapan baru, ada satu juta orang budak mulai dibebaskan, dan mereka dapat bernyanyi bersama-sama. Itulah masa lalu yang dialami Basang (巴桑, 1937 - ) seorang penulis perempuan asli Tibet yang selalu aktif mengkounter aksi-aksi yang dilakukan Dalai Lama dan kroni-kroninya.

Last Updated on Sunday, 22 June 2008 18:41
 


Page 10 of 15