SarapanPagi Portal

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Contents Sosial-Politik
Sosial-Politik


Free Trade Era... belum siap, tapi "Business as Usual"

E-mail Print PDF
User Rating: / 1
PoorBest 
Era perdagangan bebas (free trade era) sudah didengungkan sejak jamannya Pak Harto 1996. Banyak International summit dihadiri para menteri dan presiden, banyak kesepakatan ditanda-tangani. Tahun 2000 ada summit lagi, banyak pembicaraan G to G termasuk dengan Zu Rong Ji untuk pembicaraan era ACFTA (Asean China Free Trade Area). Dari situ, masih ada jedah waktu lagi karena tahun 2006 diundur sampai 2010. Artinya telah ada 10 tahun berlalu, dan 4 tahun sebelumnya Indonesia sudah seharusnya sudah bisa siap-siap masuk ke era free trade zone.

Tetapi begitulah pejabat-pejabat Indonesia setelah hadiri summit, setelah photo-photo masuk koran dan tv dengan pemimpin negara-negara lain, setelah tanda-tangan, setelah ngelencer dengan duit negara. Lalu mereka pulang ke Indonesia bukannya segera bekerja/ mempersiapkan 'free trade zone' tapi mereka "business as usual!". :(

Jadilah sekarang ini, masuk tahun 2010 semua orang (termasuk para pejabatnya sendiri) baru 'ngeh' kalau kita "tidak siap masuk" ke era perdagangan bebas yang sudah disepakati sendiri.
Last Updated on Tuesday, 26 January 2010 05:19
 


Page 2 of 15